Kota Tangerang — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, memberikan sambutan di kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) MTsN 2 Kota Tangerang pada Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi momentum penyambutan bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama. Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta didik baru MTsN 2 Kota Tangerang. Ia juga berpesan agar para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, menjalin hubungan baik dengan guru dan teman, serta terus belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi. “Selamat datang di keluarga besar MTsN 2 Kota Tangerang. Jadikan MATA MUDA sebagai langkah awal untuk beradaptasi, belajar dengan giat, membangun karakter mulia, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Iin Sholihin. Mengusung tema “Membentuk Generasi Religius, Berkarakter, Peduli Lingkungan dan Cakap Digital di Era Modern”, kegiatan MATA MUDA berlangsung pada 13–16 Juli 2026 dan diiku oleh seluruh peserta didik baru. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi MTsN 2 Kota Tangerang sebagai wujud kebersamaan dalam menyambut keluarga baru madrasah. Melalui pelaksanaan MATA MUDA, diharapkan peserta didik dapat mengenal budaya madrasah, menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter, serta memiliki kesiapan untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung menjadi keluarga besar MAN 1 Kota Tangerang. Sebagai wujud rasa syukur itu dengan cara belajar sungguh-sungguh, belajar dengan rajin mulai hari ini,” ujar Kepala Kantor.
Sambutan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor, H. Iin Sholihin pada kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) MAN 1 Kota Tangerang pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.
Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa-siswi baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Kota Tangerang. Ia mengajak para peserta didik untuk mensyukuri kesempatan menempuh pendidikan di madrasah dengan menunjukkan kesungguhan dalam belajar.
Lebih lanjut, H. Iin menjelaskan bahwa MATA MUDA bukan sekadar sebuah akronim, tetapi memiliki makna mendalam sebagai simbol harapan bagi generasi penerus bangsa.
“Pada momen ini merupakan momen Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA), tidak hanya sekadar singkatan. Namun, di hadapan saya ialah mata generasi muda yang penuh dengan semangat dan keceriaan. Di masa ini, kalian akan dikenalkan lingkungan sekolah. Semoga bisa beradaptasi dan selamat menjalani masa belajar di MAN 1 Kota Tangerang,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Acara diawali dengan pembukaan resmi yang ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya rangkaian MATA MUDA Tahun Ajaran 2026/2027.
Diharapkan, melalui kegiatan ini para peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan madrasah, membangun karakter yang berakhlak mulia, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Tangerang – Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PP IPIM), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa imam masjid memiliki peran strategis sebagai agen transformasi masyarakat, bukan sekadar memimpin salat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) dan MTQ Imam Masjid Provinsi Banten Tahun 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City, Jumat (3/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”. Selain pembukaan, agenda juga diisi pengukuhan Dewan Hakim MTQ, pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah IPIM Provinsi Banten, Seminar Masjid, serta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid se-Provinsi Banten.
Dalam pidato pembukaannya, Menteri Agama menegaskan bahwa dunia membutuhkan peran imam yang mampu menghadirkan kedamaian di tengah meningkatnya konflik dan polarisasi global.
“Pandangan bahwa tugas imam hanya memimpin salat harus kita ubah secara fundamental. Imam memiliki social capital dan religious authority yang sangat kuat. Imam harus menjadi agen diplomasi, mampu meredam hoaks, menyejukkan umat, serta membangun koeksistensi yang damai. Melalui Bridging to IGIC ini kita ingin meningkatkan kapasitas para imam agar berwawasan global tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam yang sahih,” tegas Menteri Agama.
Gubernur Banten H. Andra Soni, S.M., M.A.P. menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum internasional tersebut menjadi kehormatan bagi Provinsi Banten sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia.
“Forum ini menunjukkan bahwa Islam hadir sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi masa depan dunia. Peran imam juga telah mengalami transformasi, bukan hanya memimpin salat, tetapi menjadi pendidik umat, penjaga moral masyarakat, penggerak sosial, sekaligus juru damai,” ujar Andra Soni.
Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
“Kami meyakini rumah ibadah memiliki peran penting sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan nilai keberagaman dan persaudaraan. Masjid Baitul Mukhtar hadir sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kehidupan yang seimbang antara aspek fisik, sosial, dan spiritual,” katanya.
Ketua Panitia, H. Mas’ud Halimin, M.Ag., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bridging to IGIC dan MTQ Imam Masjid Provinsi Banten menjadi momentum memperkuat kapasitas imam sebagai pemimpin umat sekaligus memperkenalkan Banten sebagai salah satu episentrum pengembangan diplomasi keagamaan Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para imam, ulama, akademisi, pemerintah, dan dunia usaha untuk memperkuat kompetensi imam masjid sekaligus menyukseskan International Grand Imams Conference 2026,” ujar Mas’ud Halimin.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP IPIM, H. Taufiqurrahman, M.A., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan merupakan langkah strategis membangun jejaring imam masjid dari tingkat daerah hingga internasional.
“Bridging to IGIC bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ikhtiar membangun ekosistem imam masjid yang profesional, moderat, berdaya saing global, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui diplomasi keagamaan serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat peradaban,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Masjid bertema “Religious Diplomacy and Global Peace” yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Pemerintah Provinsi Banten, BNPT, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan PP IPIM. Selanjutnya, pada 4–5 Juli 2026 digelar berbagai cabang MTQ Imam Masjid Provinsi Banten hingga babak final dan penutupan sebagai bagian dari persiapan menuju International Grand Imams Conference (IGIC) 2026
Kota Tangerang (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, menghadiri kegiatan Akhirussanah dan Wisuda Al-Qur’an MI Plus Asy-Syukriyyah Angkatan ke-33 yang mengusung tema “Al-Qur’an di Hati, Akhlak Terpuji, Prestasi Tinggi” di Grand Serpong Hotel, Sabtu (6/6/2026).
Sebanyak 72 siswa mengikuti prosesi wisuda, terdiri atas 37 siswa dan 35 siswi. Momentum ini menjadi bukti keberhasilan madrasah dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an. Hal tersebut tercermin dari capaian para wisudawan yang berhasil menghafal Al-Qur’an hingga 11 juz, 7 juz, 4 juz, dan 3 juz, di samping berbagai prestasi akademik dan nonakademik yang telah diraih.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor menyampaikan apresiasi atas kontribusi MI Plus Asy-Syukriyyah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia. Menurutnya, kiprah madrasah menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Pendidikan yang ada di MI Plus Asy-Syukriyyah tentu selaras dengan semangat Asta Cita Presiden dan Asta Protas Kementerian Agama untuk menciptakan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an dan meraih berbagai prestasi menunjukkan bahwa pendidikan madrasah mampu menghadirkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan karakter keagamaan. Model pendidikan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam menyiapkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, H. Iin Sholihin juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung pendidikan putra-putrinya pada jenjang yang lebih tinggi melalui lembaga pendidikan Islam yang berkualitas.
“Tentunya kami dari Kementerian Agama berharap para peserta didik dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dan bapak/ibu dapat menitipkan putra-putrinya ke madrasah, pondok pesantren, maupun lembaga pendidikan Islam lainnya yang mendukung pengembangan potensi mereka. Hal ini bertujuan agar lahir generasi dengan IPTEK yang kuat dan IMTAQ yang hebat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, MI Plus Asy-Syukriyyah kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mampu menghadirkan pembelajaran unggul, ramah, dan terintegrasi, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Kota Tangerang — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, menghadiri prosesi kepulangan jemaah haji asal Kota Tangerang yang tergabung dalam Kloter 1 GIA 7602 pada Selasa (2/6/2026) di Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang.
Kehadiran Kepala Kantor menjadi bentuk perhatian dan rasa syukur atas kembalinya para tamu Allah ke tanah air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Suasana haru dan bahagia mewarnai momen pertemuan jemaah dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), jumlah jemaah haji asal Kota Tangerang tahun 2026 mencapai 1.560 orang yang terbagi dalam tujuh kloter pemulangan. Pada kloter pertama, sebanyak 391 jemaah telah tiba kembali di tanah air dengan selamat.
H. Iin Sholihin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah dan berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. “Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keberkahan, dan dapat membawa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama di Tanah Suci serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Pemulangan jemaah haji asal Kota Tangerang dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 2 hingga 29 Juni 2026. Kementerian Agama Kota Tangerang bersama seluruh pihak terkait terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna memastikan proses kepulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Adapun Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Kota Tangerang Tahun 2026:
Kloter 1: 2 Juni 2026
Kloter 2: 12 Juni 2026
Kloter 3: 23 Juni 2026
Kloter 4: 24 Juni 2026
Kloter 5: 27 Juni 2026
Kloter 6: 27 Juni 2026
Kloter 7: 29 Juni 2026
Kepulangan para jemaah menjadi momentum penuh syukur yang tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji, tetapi juga awal pengabdian yang lebih luas dalam menebarkan nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan keteladanan di tengah masyarakat.
Kota Tangerang (20/04/2026) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, menghadiri pembukaan Pentas Seni (Pensi) 2026 di MAN 2 Kota Tangerang, Senin (20/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari ujian praktik siswa kelas XII yang menjadi wadah ekspresi kreativitas dan pengembangan potensi diri.
Mengusung tema “Unity in Diversity Through Art”, Pensi 2026 menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tari tradisional, dance modern, hingga penampilan vokal dan karya seni lainnya. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan semangat kolaborasi antar siswa.
Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menegaskan bahwa tema kegiatan pentas seni sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, yakni penguatan Moderasi Beragama. “Dari beragam latar agama, budaya, dan suku, kita tetap bersatu dalam keberagaman. Ini luar biasa yang ditunjukkan oleh siswa-siswi MAN 2 Kota Tangerang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi MAN 2 Kota Tangerang dalam menyelenggarakan kegiatan pensi sebagai ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat dan potensi. Menurutnya, setiap individu memiliki keunikan yang diberikan oleh Allah SWT, baik dalam bidang akademik, seni, maupun olahraga, “Pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ajang untuk menunjukkan keberanian, potensi, kekompakan, dan kreativitas. Mudah-mudahan dari tahun ke tahun kegiatan pensi ini bisa ditingkatkan sebagai wadah positif bagi para siswa untuk menampilkan bakat-bakat yang terpendam yang ada di dalam dirinya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor turut meninjau berbagai karya siswa, seperti kaligrafi dan seni rupa tiga dimensi yang mencerminkan inovasi dan ketekunan dalam berkarya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin mengenali potensi diri dan mampu mengembangkannya secara optimal sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menjadi generasi yang kreatif, unggul, dan berkarakter.
Tangerang (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan sebagai Pejabat Penggerak Zakat pada ajang BAZNAS Kota Tangerang Award yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Maret 2026 di Ruang Al-Amanah, Gedung Puspem Kota Tangerang.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada instansi dan para pejabat yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, H. Iin Sholihin menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya melalui optimalisasi potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
Pada momen yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang juga turut menunaikan kewajiban zakatnya dalam rangkaian kegiatan “Gebyar Zakat Mal” bersama Wali Kota Tangerang serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen para pemimpin daerah dalam meneladankan budaya berzakat serta mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat secara terencana dan melalui lembaga resmi.
Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Tangerang (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang menggelar kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama X Joyful Ramadhan dengan tema “Indonesia Berdaya Melalui Tebar Harapan Ramadhan (THR)” pada Kamis, 12 Maret 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Seksi Zakat dan Wakaf serta diikuti secara serentak melalui Zoom bersama Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam menghadirkan semangat Ramadhan yang penuh kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan. Melalui program Tebar Harapan Ramadhan, Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang menargetkan penyaluran 500 paket Ramadhan kepada para mustahik di wilayah Kota Tangerang.
Hingga saat ini, sebanyak 250 paket Ramadhan telah terealisasi dan dibagikan secara bertahap kepada para mustahik yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci yang penuh rahmat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang bersama Kasubbag Tata Usaha serta para Kepala Seksi dan Penyelenggara turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 10 orang mustahik. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan sarat nilai kemanusiaan.
Kegiatan juga dihadiri oleh DWP Kemenag Kota Tangerang, para pegawai Kemenag Kota Tangerang, dan para mustahik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga menghadirkan suasana Ramadhan yang menggembirakan, mempererat silaturahmi, serta meneguhkan semangat kepedulian sosial lintas elemen masyarakat. Melalui momentum ini, Kementerian Agama Kota Tangerang berharap semangat Tebar Harapan Ramadhan dapat terus menginspirasi berbagai pihak untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas sosial, sehingga keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.