Beranda blog

Lepas Sambut Kaur TU MAN 1 Kota Tangerang, Kepala Kankemenag Kota Tangerang: Rotasi dan Mutasi Bagian dari Penyegaran Organisasi

Tangerang, 1 September 2026 — Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang menggelar kegiatan lepas sambut Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MAN 1 Kota Tangerang, Selasa (1/9), bertempat di MAN 1 Kota Tangerang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, Kasi Pendidikan Madrasah H. Abdul Rohman, serta Kepala MAN 1 Kota Tangerang Hj. Aida Sopiyah dan tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi momentum serah terima tugas dari H. Mukhlis Tanuwijaya, S.Pd.I kepada H. Ahmad Jalaludin, S.Ag.

H. Mukhlis Tanuwijaya selanjutnya mengemban amanah sebagai Kaur TU MTsN 1 Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, H. Ahmad Jalaludin resmi bergabung sebagai Kaur TU MAN 1 Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menyampaikan bahwa mutasi, promosi, dan rotasi merupakan hal yang lazim dalam pemerintahan maupun berbagai institusi sebagai bagian dari penyegaran kepegawaian sekaligus menjawab kebutuhan organisasi.

Ia juga mengapresiasi dedikasi H. Mukhlis selama menjalankan tugas di MAN 1 Kota Tangerang, termasuk kontribusinya dalam mendorong perbaikan sarana dan prasarana madrasah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada H, Mukhlis yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, dan sumbangsihnya kepada MAN 1 Kota Tangerang dan juga kita doakan mudah-mudahan di tempat yang baru dapat memberikan kontribusi kemajuan di MTsN 1 Kota Tangerang Selatan.,” ujar H. Iin.

Kepada pejabat yang baru, H. Iin mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dengan keluarga besar Kementerian Agama Kota Tangerang, khususnya MAN 1 Kota Tangerang. Ia berharap H. Ahmad Jalaludin dapat membangun koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder madrasah.

“Saya berharap Pak H. Jalaludin dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan stakeholder yang ada di MAN 1 Kota Tangerang, baik dengan kepala madrasah, tenaga pendidik dan kependidikan, komite madrasah, maupun organisasi kemasyarakatan yang ada di lingkungan MAN 1 Kota Tangerang,” ungkapnya.

Kegiatan lepas sambut ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan tata kelola administrasi madrasah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kota Tangerang.

Dirgahayu Republik Indonesia

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Pimpin Doa pada Upacara HUT Ke-81 RI Tingkat Kota Tangerang

Kota Tangerang — Suasana khidmat menyelimuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tangerang yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Senin (17/8).

Momentum peringatan kemerdekaan tersebut diikuti dengan penuh penghormatan dan semangat kebangsaan oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, ASN, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, serta peserta upacara lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, turut hadir dalam upacara sekaligus dipercaya menjadi pembaca doa. Doa yang disampaikan menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara, mengajak seluruh peserta untuk sejenak menundukkan hati, mengenang jasa para pahlawan, serta memanjatkan harapan bagi masa depan bangsa Indonesia.

Dalam doanya, Kepala Kantor memohon agar Allah SWT mengokohkan tekad seluruh elemen bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mempererat persatuan dalam keberagaman, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa. Ia juga memanjatkan harapan agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan, permusuhan, bencana, konflik, dan berbagai hal yang dapat mengganggu persatuan, kedamaian, serta ketenteraman bangsa.

Doa juga dipanjatkan untuk kelancaran berbagai ikhtiar pembangunan nasional. Kemudahan diharapkan senantiasa menyertai kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta kemajuan ekonomi sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Pada bagian akhir, doa menegaskan harapan agar peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk semakin memperkuat tekad mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur, serta menghadirkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang maju, sejahtera, dan diridai Allah SWT.

Sementara itu, di tempat berbeda, para pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang turut mengambil bagian dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dengan menghadiri Upacara Pengibaran Bendera di MTs Negeri 1 Kota Tangerang dan berbagai lokasi lainnya.

Kehadiran jajaran Kementerian Agama Kota Tangerang di berbagai titik upacara tersebut menjadi wujud nyata semangat kebangsaan dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Kemerdekaan tidak hanya diperingati sebagai sebuah sejarah, tetapi juga menjadi amanah untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dirgahayu Republik Indonesia.

Semarak Lomba HUT Ke-81 RI, Kemenag Kota Tangerang Perkuat Kebersamaan dan Kekompakan

Kota Tangerang — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan pegawai dan unit kerja di lingkungan Kemenag Kota Tangerang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Hj. Lia Amalia, Kasi Pendidikan Madrasah H.. Abdul Rohman, dan Penyelenggara Kristen Tri Prasetya Nugroho, di halaman Kantor Kemenag Kota Tangerang.

Adapun perlombaan yang digelar meliputi Lomba Karaoke dan Lomba E-Sport. Kedua perlombaan berlangsung semarak dengan suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan saling mendukung antarpeserta.H. Iin Sholihin menyampaikan bahwa esensi kegiatan bukan semata-mata untuk meraih kemenangan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membangun kekompakan di lingkungan kerja.

“Tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar mendapat juara, tetapi juga jalinan kebersamaan dan kekompakan antarpegawai dan unit kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang,” ujar H. Iin Sholihin.

Semarak lomba HUT Ke-81 RI ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kekompakan keluarga besar Kemenag Kota Tangerang. Selaras dengan semangat “Bersama Kita Hebat”, kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan energi positif dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan solid.

Humas.

Kobarkan Semangat Berprestasi, Kontingen Kota Tangerang Siap Bersinar di Madrasah Light Competition 2026

Semangat kompetisi dan kebersamaan memenuhi Gedung Plaza Aspirasi KP3B, Serang, pada Senin (27/7/2026), saat pembukaan Madrasah Light Competition (MLC) 2026 berlangsung meriah. Penampilan Tari Saman, paduan suara, rampak bedug, hingga parade kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten menjadi pembuka yang membangkitkan optimisme para peserta untuk menorehkan prestasi terbaik.

Mengusung tema “Generasi Aktif, Sportif, Kreatif, Eksploratif untuk Negeri (GASKEUN)”, MLC hadir sebagai ruang bagi peserta didik RA, MI, MTs, dan MA untuk mengembangkan potensi melalui sepuluh cabang perlombaan, mulai dari Cerdas Tahfidz Al-Qur’an, Pidato Tiga Bahasa, Marawis, Paduan Suara, Mewarnai, Senam, Futsal, Bola Voli, Tenis Meja, hingga Expo Madrasah. Lebih dari sekadar kompetisi, MLC menjadi wadah pembinaan karakter yang memadukan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, hadir memberikan dukungan langsung kepada kontingen Kota Tangerang bersama Plt. Kasubbag TU dan Kasi Pendidikan Madrasah H. Abdul Rohman, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah, Pengurus IGRA, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Tangerang, serta seluruh rombongan yang turut menyemangati para peserta.

Ketua Panitia, Lia Amalia, menyampaikan bahwa MLC diikuti oleh 1.352 peserta beserta official dari seluruh wilayah Banten. Menurutnya, ajang ini menjadi sarana menggali potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi peserta didik madrasah agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sportif, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan akhlakul karimah.

Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Solla Taufiq, menegaskan bahwa kompetisi merupakan bagian penting dari proses pembinaan talenta madrasah. Baginya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses yang membentuk pribadi tangguh, disiplin, kreatif, pantang menyerah, dan rendah hati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, H. Amrullah, mengapresiasi inovasi insan madrasah melalui penyelenggaraan MLC 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tingkat Provinsi Banten. Ia berharap kompetisi ini menjadi momentum lahirnya generasi madrasah yang unggul secara jasmani dan intelektual juga tangguh secara rohani, spiritual, dan emosional.

Usai pembukaan, Kepala Kantor mengunjungi Stand Expo Madrasah yang menampilkan berbagai karya siswa/i madrasah.

Bagi Kontingen Kota Tangerang, MLC 2026 bukan sekadar ajang mengejar gelar juara, melainkan kesempatan untuk belajar, berkolaborasi, dan menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang kompetitif, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Kemenag Kota Tangerang Perkuat Sinergi Syiar Islam dan Ekonomi Umat

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan syiar Islam dan pemberdayaan ekonomi umat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, didampingi Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Hj. Siti Umroh, menghadiri Pembukaan Halal Fest 2026 yang berlangsung di Gedung MUI Kota Tangerang, Sabtu (18/7/2026).

Festival yang digelar dalam rangka menyambut Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 26 Juli mendatang ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan. Dalam sambutannya, H. Maryono menegaskan bahwa Halal Fest 2026 menjadi wujud sinergi antara syiar Islam dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Festival ini menjadi bukti nyata bahwa syiar Islam dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi umat karena selain berfungsi sebagai ruang dakwah, edukasi keagamaan, dan sarana mempererat silaturahmi warga, Halal Fest 2026 juga hadir sebagai wadah strategis dalam pemberdayaan UMKM, pengembangan produk halal, serta penguatan literasi keislaman,” ujar H. Maryono.

Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem halal yang berdaya saing sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar Kementerian Agama dalam mendorong penguatan layanan keagamaan yang berdampak bagi kesejahteraan umat. Halal Fest 2026 berlangsung pada 18–26 Juli 2026 dengan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran produk dan kuliner halal, layanan konsultasi pendampingan sertifikasi halal serta pendampingan hukum, hingga berbagai perlombaan seperti Lomba Da’i Remaja, Festival Shalawat, dan Workshop Digital Dakwah & Content Creator. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan semangat syiar Islam, inovasi, dan kemandirian ekonomi umat semakin tumbuh demi mewujudkan masyarakat yang religius, produktif, dan berdaya saing.

Pembinaan Kepala KUA dan Penghulu Perkuat Implementasi Asta Protas, Dorong Pelayanan Keagamaan yang Berdampak bagi Masyarakat

Kota Tangerang — Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang menggelar Pembinaan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penghulu se-Kota Tangerang di KUA Kecamatan Neglasari, Kamis (16/7). Mengusung tema “Implementasi Asta Protas Kementerian Agama RI Tahun 2025–2029, Kemenag Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi dan peningkatan kualitas layanan keagamaan yang profesional, inklusif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, H. Amrullah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, Plt. Kasubbag TU H. Abdul Rohman, Kasi Bimas Islam H. Abdul Rozak, Ketua Forum KUA H. M. Rouf, Ketua APRI H. Abdul Kholiq Rasyidi, serta para Kepala KUA dan Penghulu se-Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, menyampaikan bahwa saat ini terdapat penambahan 8 penghulu baru menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran para penghulu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, khususnya pada bidang kepenghuluan di seluruh wilayah Kota Tangerang. “Dengan tambahan 8 orang penghulu ini, ke depan bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Kota Tangerang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Agama Kota Tangerang akan melakukan analisis jabatan penghulu guna mewujudkan pemerataan jumlah penghulu di setiap KUA. Langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan yang semakin cepat, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, H. Amrullah, menegaskan pentingnya kolaborasi antara penghulu dan penyuluh agama sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan.

Menurutnya, kedua profesi tersebut memiliki irisan tugas yang sama dalam membina dan menguatkan kehidupan beragama di tengah masyarakat. “APRI dan IPARI harus kuat, bersatu, antara umat yang satu dengan umat yang lain. Kepala kantor juga termasuk untuk penguatan moderasi beragama,” ujarnya.

H. Amrullah menambahkan bahwa moderasi beragama merupakan tanggung jawab bersama, terlebih Kota Tangerang memiliki masyarakat yang sangat beragam dari sisi agama dan budaya.

“Apalagi di Kota Tangerang dengan jumlah pendudukan yang sangat variatif ya kan, hampir semua agama di sini. Bagaimana penghulu dan penyuluh bisa meningkatkan hidup yang harmonis. Keharmonisan semua agama,” imbuhnya.

Selain membahas penguatan moderasi beragama, pembinaan juga menyoroti optimalisasi layanan KUA, mulai dari pelayanan nikah, pengelolaan tanah wakaf, hingga sertifikasi halal sebagai bagian dari implementasi program prioritas Kementerian Agama yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Kepala KUA Kecamatan Neglasari H. Sa’adih menunjukkan hasil kampanye penguatan ekoteologi yang selama ini telah diinisiasi KUA Kecamatan Neglasari bersama para calon pengantin. Berbagai tanaman seperti mangga, pepaya, matoa, dan tanaman produktif lainnya yang tumbuh subur menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Semangat ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya bermanfaat bagi umat, tetapi juga bagi keberlanjutan alam dan generasi mendatang.

Sambut Peserta Didik Baru dengan Semangat Belajar, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang bekalimo vasi di MATA MUDA MTsN 2 Kota Tangerang

Kota Tangerang — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Iin Sholihin, memberikan sambutan di kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) MTsN 2 Kota Tangerang pada Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi momentum penyambutan bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.
Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh peserta didik baru MTsN 2 Kota Tangerang. Ia juga berpesan agar para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, menjalin hubungan baik dengan guru dan teman, serta terus belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi.
“Selamat datang di keluarga besar MTsN 2 Kota Tangerang. Jadikan MATA MUDA sebagai langkah awal untuk beradaptasi, belajar dengan giat, membangun karakter mulia, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Iin Sholihin.
Mengusung tema “Membentuk Generasi Religius, Berkarakter, Peduli Lingkungan dan Cakap Digital di Era Modern”, kegiatan MATA MUDA berlangsung pada 13–16 Juli 2026 dan diiku oleh seluruh peserta didik baru. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi MTsN 2 Kota Tangerang sebagai wujud kebersamaan dalam menyambut keluarga baru madrasah.
Melalui pelaksanaan MATA MUDA, diharapkan peserta didik dapat mengenal budaya madrasah, menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter, serta memiliki kesiapan untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Sambut Semangat Generasi Muda, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Buka MATA MUDA MAN 1 Kota Tangerang

“Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung menjadi keluarga besar MAN 1 Kota Tangerang. Sebagai wujud rasa syukur itu dengan cara belajar sungguh-sungguh, belajar dengan rajin mulai hari ini,” ujar Kepala Kantor.

Sambutan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor, H. Iin Sholihin pada kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) MAN 1 Kota Tangerang pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.

Dalam sambutannya, H. Iin Sholihin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa-siswi baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar MAN 1 Kota Tangerang. Ia mengajak para peserta didik untuk mensyukuri kesempatan menempuh pendidikan di madrasah dengan menunjukkan kesungguhan dalam belajar.

Lebih lanjut, H. Iin menjelaskan bahwa MATA MUDA bukan sekadar sebuah akronim, tetapi memiliki makna mendalam sebagai simbol harapan bagi generasi penerus bangsa.

“Pada momen ini merupakan momen Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA), tidak hanya sekadar singkatan. Namun, di hadapan saya ialah mata generasi muda yang penuh dengan semangat dan keceriaan. Di masa ini, kalian akan dikenalkan lingkungan sekolah. Semoga bisa beradaptasi dan selamat menjalani masa belajar di MAN 1 Kota Tangerang,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Acara diawali dengan pembukaan resmi yang ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya rangkaian MATA MUDA Tahun Ajaran 2026/2027.

Diharapkan, melalui kegiatan ini para peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan madrasah, membangun karakter yang berakhlak mulia, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Menag: Peran Strategis Imam untuk Transformasi Masyarakat

Tangerang – Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PP IPIM), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa imam masjid memiliki peran strategis sebagai agen transformasi masyarakat, bukan sekadar memimpin salat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) dan MTQ Imam Masjid Provinsi Banten Tahun 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City, Jumat (3/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”. Selain pembukaan, agenda juga diisi pengukuhan Dewan Hakim MTQ, pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah IPIM Provinsi Banten, Seminar Masjid, serta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid se-Provinsi Banten.

Dalam pidato pembukaannya, Menteri Agama menegaskan bahwa dunia membutuhkan peran imam yang mampu menghadirkan kedamaian di tengah meningkatnya konflik dan polarisasi global.

“Pandangan bahwa tugas imam hanya memimpin salat harus kita ubah secara fundamental. Imam memiliki social capital dan religious authority yang sangat kuat. Imam harus menjadi agen diplomasi, mampu meredam hoaks, menyejukkan umat, serta membangun koeksistensi yang damai. Melalui Bridging to IGIC ini kita ingin meningkatkan kapasitas para imam agar berwawasan global tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam yang sahih,” tegas Menteri Agama.

Gubernur Banten H. Andra Soni, S.M., M.A.P. menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum internasional tersebut menjadi kehormatan bagi Provinsi Banten sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia.

“Forum ini menunjukkan bahwa Islam hadir sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi masa depan dunia. Peran imam juga telah mengalami transformasi, bukan hanya memimpin salat, tetapi menjadi pendidik umat, penjaga moral masyarakat, penggerak sosial, sekaligus juru damai,” ujar Andra Soni.

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

“Kami meyakini rumah ibadah memiliki peran penting sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan nilai keberagaman dan persaudaraan. Masjid Baitul Mukhtar hadir sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kehidupan yang seimbang antara aspek fisik, sosial, dan spiritual,” katanya.

Ketua Panitia, H. Mas’ud Halimin, M.Ag., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bridging to IGIC dan MTQ Imam Masjid Provinsi Banten menjadi momentum memperkuat kapasitas imam sebagai pemimpin umat sekaligus memperkenalkan Banten sebagai salah satu episentrum pengembangan diplomasi keagamaan Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para imam, ulama, akademisi, pemerintah, dan dunia usaha untuk memperkuat kompetensi imam masjid sekaligus menyukseskan International Grand Imams Conference 2026,” ujar Mas’ud Halimin.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP IPIM, H. Taufiqurrahman, M.A., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan merupakan langkah strategis membangun jejaring imam masjid dari tingkat daerah hingga internasional.

“Bridging to IGIC bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ikhtiar membangun ekosistem imam masjid yang profesional, moderat, berdaya saing global, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui diplomasi keagamaan serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat peradaban,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Masjid bertema “Religious Diplomacy and Global Peace” yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Pemerintah Provinsi Banten, BNPT, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan PP IPIM. Selanjutnya, pada 4–5 Juli 2026 digelar berbagai cabang MTQ Imam Masjid Provinsi Banten hingga babak final dan penutupan sebagai bagian dari persiapan menuju International Grand Imams Conference (IGIC) 2026

FOLLOW US

0FansSuka
3,911PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

RECENT POSTS